4 Tahapan Cara Mendidik Anak yang baik

4 Tahapan Cara Mendidik Anak yang baik

- in Hot Spot, Kesehatan
418
0

Beberapa Tips berikut adalah dikhususkan bagi yang sudah memiliki anak atau mungkin yang akan menjadi calon ibu dikupas tuntas dan wajib diketahui bagaimana cara mendidik anak disesuaikan dengan umurnya seperti yang di muat di FamilyGuide.

1.Umur 7 tahun pertama (Zona Merah)
Di usia 0 hingga 7 tahun Perlakukan anakmu sebagai raja.dan hindarkan dari perlakuan  marah-marah, jangan banyak larangan, jangan rusak jaringan otak anak.
Pahamilah bahwa posisi anak yang masih kecil, saat itu yang berkembang adalah otak kanannya.

2. Umur 7 -14 tahun (Zona Kuning)
Perlakukan anakmu sebagai seorang pembantu atau seperti tawanan perang.
diperbolehkan untuk melatih anak-anak agar mandiri untuk mengurus dirinya sendiri, mencuci piring, pakaian, setrika, dll. Banyak pelajaran berharga dalam kemandirian yang bermanfaat bagi masa depannya kelak.

3. Umur 14-21 Tahun (Zona Hijau)
Pada usia 14 Tahun sampai dengan 21 Tahun Perlakukan anak seperti sahabat. anak sudah bisa dilepas untuk mandiri. Mereka sudah bisa dilepas sebagai istilahnya duta keluarga.
4. Umur 21-28  tahun (Zona Biru)
Pada usia ini Perlakukan sebagai pemimpin.karena anak diusia ini bersiap untuk menjalani kehidupan berkeluarga atau siap menikah.

Pada masa anak-anak, yang berkembang adalah otak kanannya. Otak kiri berkembang saat usianya menjelang 7 tahun. Anak perempuan keseimbangan otak kanan dan kirinya lebih cepat. Sedangkan anak laki lebih lambat. Keseimbangan otak kanan dan kiri pada anak laki-laki baru tercapai sempurna di usia 18 tahun, sedangkan anak perempuan sudah cukup seimbang otak kanan dan kirinya di usia 7 tahun.
Laki-laki dipersiapkan untuk jadi pemimpin yang tegas dalam mengambil keputusan. Untuk itu, jiwa kreativitas dan eksplorasinya harus berkembang pesat. Sehingga pengalaman itu membuatnya dapat mengambil keputusan dengan tenang dan tepat.
Sementara perempuan dipersiapkan untuk jadi pengatur dan manajer yang harus penuh keteraturan dan ketelitian.

**Untuk memberi instruksi pada anak, gunakan suara Ayah. Karena suaranya bas, empuk dan enak didengar.

**Kalau suara Ibu memerintah, cenderung melengking seperti biola salah gesek. Itu bisa merusak sel syaraf otak anak. Ada 250rb sel otak anak yang rusak ketika dimarahi.

**Solusinya, Ibu bisa menggunakan bahasa tubuh atau isyarat jika ingin memberikan instruksi. Suara perempuan itu enak didengar jika digunakan dengan nada sedang. Cocok untuk mendongeng atau bercerita.

++Cara berkomunikasi yang efektif dengan anak:
1. Merangkul pundak anak sambil ditepuk lembut.
2. Sambil mengelus tulang punggung anak hingga ke tulang ekor.
3. Sambil mengusap kepala.

Source:Familyguide

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *